Sabar Menantikan Momongan

Jumat, 28 Februari 2014


Berapa lama seharusnya bayi tidur dalam sehari?

Satu pertanyaan yang sering muncul dari ayah bunda yang baru mempunyai bayi adalah berapa lama seharusnya si bayi tidur? Para ahli kesehatan anak menegaskan bahwa pola dan lamanya tidur seorang bayi akan bergantung pada usia dan tahap perkembanganya. Pada usia yang sama bayi juga dapat memiliki pola tidur yang berbeda antara yang satu dengan yang lainya, jadi ayah bunda jangan terlalu khawatir kalau pola tidur si kecil berbeda dengan bayi tetangga.
Bayi yang baru lahir biasanya akan tidur lebih lama, rata-rata mereka tidur selama 16 jam setiap harinya dengan rentang waktu 3-4 jam per sesi. Bayi yang baru lahir belum bisa membedakan siang dan malam, mereka mengikuti ritme semasa mereka berada dalam rahim. Bagi bunda yang baru melahirkan mungkin akan sedikit berat untuk mengikuti ritme tidur sikecil, tapi jangan khawatir, pola tersebut akan merubah sering pertumbuhan usia si bayi. Berikut adalah tabel waktu tidur bayi mulai usia 1 bulan sampai 12 bulan:
Usia bayiMalam (Jam)Siang (Jam)Total waktu tidur (Jam)
1 Bulan8816
3 Bulan10515
6 Bulan113 ¼14 ¼
9 Bulan11314
12 Bulan11 ¼213 ¾

Pola tidur vs pola makan pada bayi yang baru lahir

Sebagaimana disampaikan sebelumnya bahwa bayi yang baru lahir akan lebih banyak tidur dengan rentang waktu 3-4 jam per sesi, maksudnya si bayi akan tertidur selama 3-4 jam sebelum mereka terbangun karena lapar. Begitu mereka merasa cukup kenyang, mereka akan tertidur kembali. Para dokter anak mengingatkan bunda untuk menghindari bayi tidur terlalu lama tanpa asupan ASI/susu formula.
Bayi yang mendapatkan ASI ekslusif lebih cenderung cepat lapar disbanding mereka yang diberi susu formula. Para ahli kesehatan anak menyarankan bunda untuk memberikan ASI ekslusif per 2 jam. Bangunkan si kecil untuk mendapat asupan ASI jika mereka tertidur. Bayi-bayi yang terlahir prematur biasanya akan membutuhkan asupan ASI/susu formula lebih sering dibanding bayi yang lahir normal.
Bayi yang berusia diatas tiga bulan harus mulai belajar untuk mengistirahatkan system pencernaan mereka pada saat malam hari dan mulai mengaktifkannya padasaat siang hari. Saran para ahli kesehatan anak, bunda harus mulai memisahkan antara jadwal tidur dan jadwal makan pada saat si bayi menginjak usia tiga bulan dengan cara mengatur jadwal menyusui. Perbanyak jadwal menyusui pada saat jam siang dan kurangi jadwal menyusui pada saat jam tidur malam. Tentu saja langkah ini tidak harus dilakukan secara kaku, lakukan sedikit demi sedikit agar bayi tidak kaget.

Kamis, 27 Februari 2014


Kandungan Asi IBU


Ibu Punya 2 Macam ASI

Saat menyusui, seorang ibu akan mengeluarkan dua macam air susu, yaitu foremilk dan hindmilk.
• Foremilk adalah ASI yang diproduksi pada awal proses menyusui. Diproduksi dalam jumlah banyak, mengandung banyak protein laktosa dan protein lainnya, berkadar air tinggi, namun kadar lemaknya rendah dan berwarna lebih bening dan kebiruan. jumlah air yang berlimpah dalam foremilk mampu memenuhi kebutuhan air pada bayi.Sehingga tidak ada istilah ASI yang paling baik adalah yang berwarna putih.
• Hindmilk adalah ASI yang diproduksi pada akhir proses menyusui. Diproduksi dalam jumlah sedikit, tapi kadar lemaknya lebih tinggi, yaitu 2-3 kali dibandingkan foremilk.Kadar lemak yang lebih tinggi ini membuat hindmilk lebih putih dibanding foremilk. Jumlah lemak yang tinggi dalam hindmilk ini akan memberikan banyak energi pada bayi, dan menimbulkan rasa kenyang yang lebih lama.
Nah jadi bunda kesimpulannya ASI Formilk itu ibarat air putihnya dan Hindmilk itu sari makanannya, dan keduanya tetap terbaik dan sempurna yang Tuhan berikan kepada bunda dan itulah sebabnya juga ASI ekslusife 6 bulan, tak perlu tambahan apapun (bahkan Air putih sekalipun) karna ASI sudah memenuhi semua kebutuhan Bayi selama 6 bulan
Go Breastfeeding and Be smart Mom


sumber : Ayahbunda  

Udah lama banget ga update kira kira kurang lebih 6 bulanan ya.....
Alhamdulillah anakku yang kedua dah hampir berumur 3 Bulan tgl 09 Maret 2014 nanti.
Ulasan Terakhir aku Hamil dengan Placenta Previa Letak Rendah sebelumya divonis dokter Placenta Previa Totalis....Seiringnya besarnya janin  Alhamdulillah bergeser menjadi Placenta letak rendah jadi kemungkinan bisa melahirkan Normal,,,,
Terakhir kedokter tgl 05 Desember 2013 Kedokter dekat rumah diaknosa terakhir harus melahirkan di Rumahsakit  dirujuk Rumah sakit PINDAD atau Al- Islam,dilarang melahirkan di Bidan atau Klinik yaitu dikarenakan Hamil dengan Placenta previa letak rendah....duh rasa gundah dan khawatir,sebelumnya hari senin tgl 02 Desember periksa ke dokter DJOKO S direkomendasikan ke Rumahsakit Muhammadiyah atau Boromeous Bandung buat Menetukan kelahiran  mau ceisar atau normal dikarenakan takut pendarahan...duh dag dig dug nih...
Rencana  senin tgl 09 mau kontrol ke Al-Islam jadwal dokter Kandungan jam 09.00-14.00.
jam 03 subuh pingi Pup,tapi sampai di Wc mulesnya hilang...akhirnya balik lagi kekamar dan tidur,jam 05 pagi bangun sholat subuh,setelah itu kembali rebahan ga berapa lama mules lagi pingin pup...dan akhirnya pecah deh ketubanku di ranjang .....setelah itu buru buru kedokter bersama suami dan sepupu,akhirnya mules dan pingin mengejan eh di dalam mobil sewaktu perjalanan ke rumah sakit anakku dilahirkan ...subahanalloh kuasa  Allah yg tadinya mau di caisar aaakhirnya lahiran sendiri dgn bantuan suami....
Dengan kejadian ini janganlah takut akan vonis Dokter,percaya kuasa Illahi yang menentukan  semua ini...
Bukan bermaksud apa apa,hanya berbagi pengalaman kepada pembaca  agar selalu berdoa dan bertawakal atas penyakit dan apapun itu yang memnimpa kita,tangan Tuhan lah yg akan membantu kita. Amiin..........