Sabar Menantikan Momongan

Jumat, 19 April 2013

MANFAAT MUSIK BUAT BAYI



Efek musik pada orang dewasa sudah jelas, bikin suasana hati riang, memperbaiki mood, memeriahkan suasana, dan masih banyak lagi. Trus bagaimana efek musik terhadap bayi ...?

Musik dipercaya memiliki banyak manfaat positif bagi bayi. Bayi yang mendengarkan musik tumbuh menjadi anak lebih tenang. Tak hanya itu, dibandingkan bayi yang tak pernah terekspos musik, ia juga akan memiliki pencernaan lebih baik. Dampaknya, efisiensi metabolismenya meningkat dan akhirnya pertambahan berat badannya lebih baik. 

Keajaiban musik bagi anak memang sudah dirasakan sejak masih dalam kandungan. Janin menunjukkan reaksi tertentu ketika diperdengarkan alunan musik. Ibu hamil dapat merasakan gerakan janinnya semakin cepat atau justru menjadi lebih rileks. 

Ketika bayi lahir sebaiknya kebiasaan memperdengarkan musik ini jangan dihentikan. Menurut hasil penelitian psikolog Fran Rauscher dan Gordon Shaw dari University of California-Irvine, Amerika Serikat, memang ada kaitan erat antara kemahiran bermusik dengan penguasaan level matematika yang tinggi, serta keterampilan di bidang sains, ketika anak sudah bersekolah. 

Penelitian kedua pakar ini menunjukkan, anak yang mendapat pendidikan musik meningkat inteligensi spasialnya (kecerdasan ruang) 46% dibanding anak-anak yang tidak terekspos musik. 

Sementara menurut Dr. Dee Joy Coulter, pakar neuroscience dan penulis buku Early Childhood Connections: The Journal of Music and Moment-Based Learning, permainan yang mengandung musik akan membuat anak cepat meningkat keterampilan berbahasanya dan cepat bertambah kosa katanya. Kelak ia akan tumbuh menjadi anak yang mampu mengorganisasi ide dan memecahkan masalah. 

Jadi, tunggu apalagi? Biasakanlah bayi Anda mendengar musik mengalun di rumah. Ajaklah ia bersenandung dan membuat gerakan tangan dan kaki seiring bunyi musik yang didengarnya. 

KIAT KIAT AGAR ANAK CEPAT BICARA




Belajar bicara penting dilakukan sejak dini dengan memberikan stimulasi balita yang tepat. Umumnya, balita mulai bisa mengucapkan satu-dua kata. Pada anak yang sudah menginjak usia 1 tahun lebih, biasanya sudah bisa belajar dan mengeksplorasi kata dengan melihat objek yang dilihatnya, baik dekat ataupun jauh.
    Saat anak Anda berusia 1 tahun, mereka akan mulai belajar bicara dengan menggunakan intonasi yang berbeda untuk mengekspresikan keinginannya. Kemudian, mereka juga akan belajar membentuk kalimat sederhana. Anak di usia ini sangat tertarik untuk menirukan bahasa-bahasa yang ia dengar dari sekelilingnya. Pada usia 1 tahun, biasanya anak sudah tahu namanya sendiri, sering mengoceh, mampu merangkai dua kata menjadi kalimat, dan melakukan perintah sederhana.
    Di usianya itu, mereka pun akan mulai berkomunikasi dengan orang-orang terdekatnya. Sangat penting di usia ini bagi Anda untuk mendampingi buah hati dan memberikan stimulasi agar si kecil dapat belajar bicara dengan maksimal. Usia 12-18 bulan, si kecil akan mampu menguasai 50 sampai 200 kata.

Berikut beberapa tips yang dibutuhkan untuk memberikan stimulasi balita agar lebih cepat belajar bicara :

1. Ajarkan si kecil dengan bahasa yang baik dan benar

Saat mereka mulai belajar bicara, anak biasanya akan menirukan kata-kata atau bahasa yang didengarnya dari orang-orang terdekatnya. Hindari berbicara kata-kata kasar, karena bisa jadi dengan cepat anak menirunya. Ajaklah ia berbicara dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Bicaralah dengannya dengan bahasa yang biasa Anda gunakan dalam sehari-hari. Jangan mengajarkannya dengan menirukan gaya bicara anak kecil.

2. Beri kesempatan si kecil untuk menyelesaikan setiap kalimatnya

Untuk menyelesaikan kalimat demi kalimat yang ingin diucapkannya, si kecil membutuhkan waktu. Dalam hal ini dibutuhkan kesabaran Anda. Jangan memotong ketika si kecil berbicara. Dengarkanlah hingga ia selesai berbicara. Hal ini akan memberikan stimulasi balita agar ia terus belajar bicara karena merasa didengarkan. Minta ia mengulangi perkataannya jika Anda tidak paham.

3. Perbaiki kata-katanya yang keliru dengan bahasa yang benar

Saat mengucapkan kata-kata baru, mungkin anak akan mengucapkan sesuai dengan kosakata yang sudah dikuasainya. Bisa saja ia keliru dalam pengucapannya. Segera perbaiki dan jangan mengajarkannya dengan kata-kata keliru lainnya. Misalnya saja, saat Anda menunjukkan sebuah benda yang rusak. Katakan pada buah hati Anda, “Ini rusak...ru..sak...” Jangan mengubahnya dengan mengajarkan, “Ini lucak...” Atau ketika anak Anda mengucapkan kata “cucu”, segera perbaiki dengan mengucapkan “susu” secara perlahan dan lembut. Perbaiki kata-kata si kecil tanpa membuatnya menjadi merasa bersalah karena telah mengucapkan kata yang keliru.

4. Luangkan waktu Anda untuk mengajak si kecil mengobrol

Mengobrol dapat menstimulasi anak untuk terus berbicara. Ajak ia mengobrol mengenai aktivitas yang sedang dilakukannya. Bicaralah dengan kalimat yang pendek, agar si kecil dapat mencernanya. Jika ia diam saja, berarti ia tidak mendengarkan Anda. Berbicaralah sambil menunjukkan benda-benda yang dapat membuatnya tertarik dan merespon obrolan Anda.

5. Beri si kecil pertanyaan untuk melihat responnya

Saat berbicara dengan si kecil, cobalah Anda mengajukan pertanyaan padanya. Misalnya saja, “Adik mau makan apa? Pisang atau jeruk?” Usahakan agar dia menjawabnya tidak hanya dengan menunjuk apa yang ia inginkan. Usakan agar anak Anda menyebutkan makanan yang Anda tawarkan kepadanya. Hal itu akan membuat kosakatanya bertambah.

6. Ajarkan anak lagu-lagu sederhana dengan musik yang gembira

Usia balita biasanya sangat menyukai musik. Ia akan bergoyang mengikuti irama musik yang didengarnya. Sambil mendengarkan alunan musik, Anda dapat mengajarkan lagu anak-anak dengan syair yang pendek dan berulang. Misalnya, lagu “Topi saya bundar” atau lagu anak-anak lainnya. Bahasa yang sederhana akan lebih cepat diserap oleh si kecil.


7. Bacakan si kecil buku cerita dengan gambar-gambar yang menarik

Pilihkan buku cerita dengan gambar yang menarik dan narasi cerita yang tidak terlalu banyak. Kenalkan ia dengan berbagai gambar, warna, dan bentuk yang ada di buku cerita tersebut. Ia dengan cepat akan menambah perbendaharaan katanya. Jawablah setiap pertanyaan yang diajukan si kecil dan jelaskan dengan kalimat sederhana dan lembut.

8. Ajarkan si kecil dengan kata-kata baru yang ada di sekelilingnya

Memotivasi anak untuk belajar bicara tentunya dapat dilakukan dimana saja dan terutama dengan memberikan stimulasi balita yang tepat untuknya. Misalnya, saat Anda mengajak si kecil jalan-jalan di luar rumah, cobalah perhatikan sekeliling dan beritahu si kecil mengenai apa saja benda yang ada disekelilingnya itu. Seperti pagar, taman, ayunan, dan lainnya. Biarkan ia berinteraksi dengan orang-orang yang ada disekelilingnya. Ia akan belajar untuk berkomunikasi dengan orang lain.

Belajar bicara sejak dini akan lebih mudah diserap oleh si kecil jika diberikan stimulasi balita yang tepat, serta dilakukan secara intensif.

NUTRISI AGAR BERAT BADAN ANAK NAIK


Untuk menyiasati agar ananda mau makan, selain minum susu, tetap diberikan makanan yang lunak tidak berbumbu tajam dengan porsi kecil tapi sering. Bila ananda sering ngemil, pilih makanan yang bernutrisi dan tinggi energinya untuk menambah kalori sepert puding susu; macaroni panggang, roti keju, sup krim, orak arik telur, bubur kacang hijau.

Sebagai panduan, berdasarkan angka kecukupan gizi bagi orang Indonesia, rata-rata usia 4-6 tahun memiliki berat badan normal 17 kilogram dan tinggi badan 110 cm. Untuk usia 4-6 tahun tersebut, kebutuhan gizinya adalah sebagai berikut:

•    Energi: 1.550 kkal
•    Protein: 39 gram
•    Kalsium 500 mg
•    Zat besi 9 mg

Pola makan yang dianjurkan adalah pola makan gizi seimbang yaitu makan bervariasi makanan dengan porsi sesuai kebutuhan tubuhnya.

Panduan pemberian makan memperhatikan: 3 J dan 1 A yaitu:
•    Jumlah: porsi sesuai kebutuhan tubuh anak
•    Jenis: konsumsilah bervariasi makanan (nasi/roti, sayur, buah, lauk pauk (hewani dan nabati),  susu)
•    Jadwal: 3 kali makan besar dan 3 kali makan camilan sehat
•    Aman; tidak mengkonsumsi pewarna buatan, tidak basi, tidak kadaluarsa

Nutrisi yang dibutuhkan Ananda:
•    Karbohidrat: nasi/roti/mie/kentang/pasta/haveruth untuk zat tenaga dan memberi rasa kenyang
•    Protein: lauk hewani (telur, ikan, daging sapi, ayam/bebek, susu sapi); lauk nabati ( tempe, tahu, kacang hijau, kacang merah, kacang kedele, susu kedele) untuk zat pertumbuhan, antibodi dan daya tahan tubuh
•    Vitamin dan mineral: buah-buahan dan sayuran berwarna terang sebagai zat pengatur dan pelindung
•    Cukup minum

Jumlah porsi yang dianjurkan dalam sehari total: 1500-1600 kkal
•    Nasi:  24 sdm atau 8 sdm sekali makan = 600 kkal
•    Lauk Hewani : 3 porsi (daging sapi, ayam, ikan- ukuran sebesar kotak korek api) : 300 kkal
•    Lauk Nabati: 1porsi (tempe dan tahu sebesar kotak korek api); 40 kkal
•    Sayur : 2 porsi  atau 2 mangkuk sedang : 100 kkal
•    Buah : 2 porsi atau 1 jeruk sedang dan setengah mangkok papaya potong: 100 kkal
•    Susu : 3 gelas: @ 200 ml: 360 kkal
•    Minyak atau margarin secukupnya

Bila Ananda dalam sehari hanya minum susu 6 kali @ 120 ml, kurang lebih mengandung energi 600 kkal, sedangkan tubuh ananda membutuhkan 1550 kkal. Oleh sebab itu, tetap upayakan diberikan makanan lainnya untuk memenuhi kebutuhan energi dan nutrisinya.
Catatan:
Penambahan berat badan terjadi bila energi dari makanan yang dikonsumsi lebih banyak dibandingkan energi yang dibutuhkan tubuh untuk metabolisme basal (kerja organ dalam tubuh), aktivitas fisik, mencerna makanan dan pertumbuhan. Ketika sakit atau infeksi, tubuh akan memecah lebih banyak energi sehingga berat badan akan berkurang apalagi bila konsumsi makanannya sedikit atau tidak ada. 

Bila Ananda tidak mau makan lengkap dalam waktu dua minggu, karena kurang sehat atau sakit, sebaiknya diperiksa ke dokter untuk dicari tahu masalah kesehatannya dan untuk mendapatkan solusi penyembuhannya. 

Pemberian Vitamin dapat dilakukan bila konsumsi makan anak kurang. Vitamin B komplek atau multivitamin yang mengandung Vitamin B komplek dapat diberikan untuk meningkatkan nafsu makan anak. Semoga bermanfaat

A.  Keistimewaan Air Susu Ibu (ASI)
Sesuatu yang sungguh luar biasa dalam kehidupan manusia adalah ketika bayi yang baru lahir diletakkan bertelanjang dengan  kulit kontak kulit diperut atau didada ibunya. Ia menunjukkan kemampuan yang sungguh luar biasa. Bayi itu dengan pelan merayap, disertai dengan sentuhan kasih sayang ibunya, ia bergerak perlahan menendang perut dan menggapai buah dada ibunya. Ia membuka mulutnya mungil, menggerak-gerakkan kepalanya, dan akhirnya bayi itu menyusu, satu kehidupan telah dimulai.
Ada banyak keistimewaan dari ASI. Dengan memahani pentingnya ASI, diharapkan lebih banyak kaum ibu yang ingin memberikan ASI untuk buah hatinya. Karena Allah pun telah menyeru kapada para ibu yang memiliki bayi agar memberiakan ASI kepada buah hatinya agar anak tersebut menjadi anak yang cerdas dan sehat. Allah berfirman dalam kitab suci Alquran pada surah  
Al Baqarah ayat ke 233:
233.  Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. dan kewajiban ayah memberi makan dan Pakaian kepada para ibu dengan cara ma'ruf. seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan Karena anaknya dan seorang ayah Karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, Maka tidak ada dosa atas keduanya. dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, Maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. bertakwalah kamu kepada Allah dan Ketahuilah bahwa Allah Maha melihat apa yang kamu kerjakan.
Adapun keistimewaan pemberian ASI yang telah dianugrahkan Allah melalui perantara ibu diantaranya adalah :
1.             ASI adalah cairan hidup
     ASI menagandung daya tahan tubuh dan enzim-enzim yag dibutuhkan tubuh bayi dalam proses pencernaan makanan. Dengan begtiu, nutrien yang masuk sebagiab besar akan terserap oleh tubuh bayi
         Berbeda dengan susu formula yang diistilahkannya sebagai cairan mati, penyerapan nutriennya sangat tergantung pada enzim penyerapan yang jumlahnya dalam usus bayi masihlah sedikit. Asal tahu saja, 1 sendok teh kolostrum memiliki nilai gizi sesuai dengan kurang lebih 30 cc formula. Usus bayi dapat menyerap satu sendok teh kolostrum tanpa ada yangterbuang, sedangkan untuk 30 cc susu formula yang diisapnya, hanya satu sendok teh sajalah yang dapat dapat diserap ususnya. Sisa usus formula yang tidak terserap akan menjadi sampah dalam usus bayi.
2.             Menyusui bukanlah sekedar memberi makan, tapi juga mendidik anak
          Sambil menyusui, eluslah si bayi dan dekaplah dengan hangat. Tindakan ini sudah dapat menimbulkan rasa aman pada bayi, sehingga kelak ia akan memiliki tingkat emosi dan spiritual yang tinggi. Ini menjadi dasar bagi pertumbuhan manusia menuju sumber daya manusia yang baik dan lebih mudah untuk menyayangi orang lain.
3.        Kolostrum memiliki daya tahan tubuh 17-20 kali lebih baik dibanding ASI   berikutnya
               Jumlah kolostrum memang tidak banyak. Kolostrum hanya tersedia mulai hari pertama hingga maksimal hari ketiga atau keempat, menyusui tidak menyusui, kolostrum tetap ada. Setelah itu, keluar susu peralihan.
Pada hari pertama mungkin hanya diperoleh 30 cc. Namun, dalam setiap tetesnya terdapat berjuta-juta satuan zat antibodi. SigA adalah antibodi yang hanya terdapat dalam ASI. Kandungan SigA dalam kolostrum pada hari pertama adalah 800 gr/100 cc. Selanjutnya mulai berkurang menjadi 600 gr/100 cc pada hari kedua, 400 gr/100 cc pada hari ketiga, dan 200 gr/100 cc pada hari keempat.
4.        Ibu menyusui dapat mengonsumsi apa saja, kecuali rokok, minuman keras, dan narkoba.
                 Ada sebagian orang berpendapat, ibu menyusui jangan makan sambal nanti bayinya mencret. Atau, jangan minum es nanti bayinya batuk. Pendapat ini tidak benar. Tidak ada larangan makanan yang mutlak bayi ibu menyusui. Tapi, memang ada sebagian bayi yang  tidak  kuat terhadap makanan tertentu. Ini biasanya ditandai dengan mencret pada bayi. Untuk menghindarinya, ibu cukup tidak mengonsumsi makanan tersebut.
5.        Agar produksi ASI optimal, ibu harus berfikir positif bahwa ia mampu memberikan ASI.
                 Produksi ASI sangat dipengaruhi kondisi psikis si ibu. Bila hati ibu tenang, bahagia, maka produksi ASI nya akan melimpah. ASI diproduksi sesuai permintaan. Bila bayi membutuhkan 100 cc maka ASI akan diproduksi sebanyak 100 cc pula. Jadi, jangan takut ASI nya tidak mencukupi kebutuhan si bayi karena Allah telah memberikan jumlah yang pas (tidak kurang dan tidak berlebihan) pada ASI.
6.      Kebutuhan cairan bagi ibu yang menyusui  akan di atur oleh tubuh ibu itu sendiri.
                 Bila ibu butuh cairan, pasti akan itmbul rasa haus, kalau ada anggapan harus banyak minum dapat menghasilkan ASI yang banyak, itu semua hanyalah mitos. Karena dengan adanya ASI pada payudara ibu membuat kadar kehausan pada ibu berkurang. Allah menciptakan ASI selain berguna bagi si bayi ternyata ASI juga dapat mengurangi rasa haus pada si ibu.
7.        ASI tak bakalan basi
                 ASI selalu diproduksi oleh pabriknya di wilayah payudara Bila gudang ASI telah kosong. ASI yang tidak dikeluarkan akan diserap kembali oleh tubuh ibu. Jadi, ASI dalam payudara tidak pernah basi dan ibu tak perlu memerah dan membuang ASInya sebelum menyusui.
8.        Wilayah aerola cukup dibersihkan dengan ASI
                 Sebelum menyusui, jangan bersihkan aerola (daerah gelap sekitar puting) dengan air. Gunakan ASI, karena didalam ASI Allah telah memberikannya kandungan antibodi yang secara otomatis akan langsung membersihkan aerola.

9.         ASI menjadikan anak lebih pandai
            Menurut penelitian pada tahun 1997, kepandaian anak yang minum ASI pada usia 9,5 tahun mencapai 12,9 poin lebih tinggi daripada anak-anak yang minum susu formula.

1.        Menyusui dapat dilakukan hingga anak berusia 2 tahun.
            Menyusui dengan ASI sampai dengan usia anak mencapai 2 tahun masih mampu memenuhi  kebutuhan kalori,  kebutuhan protein, 45% kebutuhan akan vitamin A dan 90% kebutuhan akan vitamin C.
                   Adapun keistimewaan lain dari ASI adalah :
*      ASI melindungi bayi terhadap banyak penyakit seperti diare, pneumonia, diabetes dan kanker.
*      Dengan menghisap ASI, bayi menjadi dekat dengan ibu, membantunya merasa aman dan dilindungi.
*      ASI selalu segar, bersih dan siap unutk diserap tubuh.
*      ASI membantu rahim ibu berkontraksi setelah melahirkan sehingga melambatkan pendarahannya.
*      ASI mencegah ibu untuk menjadi hamil lagi dengan cepat.
*      ASI melindugi ibu dari pengeroposan tulang (osteoporosis) dan
beberapa jenis kanker dikemudian hari.
*      ASI tidak memerlukan biaya tambahan, sepenuhnya gratis.
B.      Faktor yang menyebabkan bayi mampu melakukan inisiasi menyusui dini
                   Setiap bayi yang baru lahir telah diberikan Allah kemampuan ainstinktif untuk mencari, menemukan dan menghisap puting susu ibunya. Gerakan bayi selama proses inisiasi menyusui dini berlangsung, dihubungkan dengan aktifitas syaraf sensoris dan motoris. Syaraf pusat, serta komponen neuroendokrin langsung atau tidak tangsung bayi mampu melakukan gerakan untuk mempertahankan kehidupan dalam dunianya yang baru. Hal ini terjadi secara alami, sebagaimana bayi-bayi dari makhluk-makhluk golongan mamalia lainnya.

1.      Syaraf-syaraf sensoris.
1.1  penciuman
dibandingkan dengan buah dada yang sudah di cuci, ternyata bayi-bayi lebih menyukai buah dada ibunya yang tibak di cuci (varendi et al, 1994.)
1.2  visual  
illingworth (1987) menyebutkan bahwa bayi baru lahir sudah dapat melihat benda-benda yang berwarna kehitaman. Bayi baru lahir juga dapat mengenali wajah ibunya (Bushnell et al.1989), dan dapat mengikuti dengan jarak yang dekat (Brazelton dan Cramer, 199).
1.3. pengecapan
Menurut Klaus dan kennel (2001), cairan omnion di tangan bayi berpera dalam proses pengecapan dan pengisapan.
1.4. pendengaran
Bayi baru lahir lebih menyukai suara ibunya. Dan ia akan minum lebih lama pada waktu mendengar suara itu (DeCasper dan Pifer, 1980 : Pifer dan Moon. 1994). Suara detak jantung ibu yang ritmis akan lebih menenangka bayi (Salk L. 1960 : Salk L. 1962).
2.      Syaraf Motoris :
2.1. Orofisial
Kurang lebih 20 – 30 menit, mulut bayi mulai mengecap-ngecap dan kadang menghisap-hisap jari tangannya. Setelah berhasil sampai ke puting susu, bayi mulai menetek yang kadang sampai 20 menit (Rigard & Alade 1990).

            2.2. gerakan kaki
       Tendangan kaki yang bergerak secara reflektoris, memebantu mendororng bayi dari perut ibu untuk bergerak ke dada mendekati buah dada ibunya. Dorongan-dorongan kaki ke perut ibu ini ikut membantu pelepasan plasentadan mengurangi resiko pendarahan pasca salin.(Klaus and Kennel, 2001).
2.3. gerakan tangan
Gerakan tangan bayi dibuah dada ibunya, seperti mamijat buah dada ibunya dan akhirnya akan merangsang pengeluaran hormon oksitoksin (hormon yang dihasilkan neurohipofisa, bekerja untuk merangsang kontraksi otot polos dinsing rahim selama coitus dan melahirkan) yang selanjutnya merangsang pengeluaran hormon prolaktin (dihasilkan hipofisa pars anterior, mendorong pertumbuhan kelenjar susu untuk menghasilkan air susu, bersama FSH dan LH ikut memelihara aktivitas gonad).(Klaus and Kennel, 2001)
2.4. komponen neuroendokrin
a. Oksitosin (“Love hormon”)
- kontraksi uterus
- mempercepat pengeluaran plasenta
- mencegah pendarahan
- membuat ibu merasa lebih tenang, rileks, merasa lebih sayang
- membantu pengeluaran hormon usus
Menaikkan suhu tubuh (flushing)

1.      Komponen syaraf
Dari rekaman otak bayi baru lahir ternyata mereka tetap menjaga beberapa saat setelah lahir, sampai kurang lebih 15 menit yang semakin menurun sampai 150 menit, kemudian tertidur.(Widstorm et el. 1987).
C.           Manfaat menyusui bagi bayi dan ibu
Seluruh ciptaan Allah yang ada di langit dan di bumi pasti  sangat bermanfaat dan berguna bagi seluruh makhluk, tergantung bagaimana kita menggunakannya. Karena Allah telah berjanji di dalam Alquran bahwasanya Dia tidak akan menciptakan sesuatu apabila tidak bermanfaat. Jadi dapat kita simpulkan bahwa seluruh ciptaan Allah mempunyai kegunaan yang luar biasa.
Begitu pula dengan di ciptakanNya Asi yang merupakan Anugrah melalui perantara ibu. Asi ini memberikan banyak manfaat, baik itu bagi si bayi maupun ibu.
1.      Untuk bayi
1.1. Kehangatan
Christenson et al (1992)melaporkan bahwa di bandingkan bayi-bayi yang diletakkan dalam  boks ternyata bayi-bayi yang kontak kulit dengan kulit ibunya mempunyai suhu tubuh yang lebih hangat dan stabil.
1.2.Kenyamanan
Ternyata bayi-bayi yang di lakukan inisiasi dini lebih jarang menangis dibandingkan dengan bayi-bayi yang dipisahkan dari ibunya (Christenesson et al,1992).
1.3.Adaptasi metabolik
Bayi-bayi yang disusui selama kurang lebih 90 menit, mempunyai kadar gula darah dalam batas normal serta asidosis transien yang lebih pendek (Christenesson et al,1992).
1.4.Kualitas perlekatan
Dibandingkan dengan bayi yang dipisahkan dengan ibunya, bayi-bayi yang disusui mempunyai kemampuan perlekatan mulut yang lebih baik pada waktu menyusu (Rigard and Alade, 1990)
2.      Untuk ibu 
Salah satu manfaat menyusui bagi ibu adalah membantu pelepasan plasenta yang lebih cepat akan mengurangi resiko terjadinya pendaraha pasca kelahiran.