Sabar Menantikan Momongan

Senin, 09 September 2013

Hari ini akan saya tuliskan kisah kehidupanku yang menginjak usia 33 Tahun pada hari ini 10 September yang kebetulan Saya sedang mengandung anak Kedua.Hari Kamis kemarin terakhir ke Dokter Kandungan Langanan(Dokter Djoko S) setelah di USG saya dinyatakan Placenta Pravia,setelah bertanya apa itu Placenta Pravia =Placenta/Ari-ari yang menutupi jalan lahir,aduh rasa gelisah datng karena takut tidak bisa melahirka Normal/melalui jaan lahir.sampi dirumah cari tahu di google  apa itu Placenta Pravia,ini lah ulasannya:


 Rahim berbentuk segitiga terbalik, atau bisa juga dibayangkan seperti daun waru (clover) terbalik dengan tangkai di bawah. Bagian "tangkai" ini berbentuk seperti tabung atau corong (dikenal sebagai leher rahim) dengan ujung terbuka (dikenal sebagai mulut rahim). Normalnya plasenta terletak di bagian fundus (bagian puncak / atas rahim), bisa agak ke kiri atau ke kanan sedikit, tetapi tidak sampai meluas ke bagian bawah apalagi menutupi jalan lahir. Patokan jalan lahir ini adalah ostium uteri internum (disingkat OUI, yaitu mulut rahim bila dilihat dari bagian dalam rahim). Kalau dilihat dari luar - dari arah vagina - disebut ostium uteri eksterum. Placenta-previa artinya "plasenta di depan" (previa = depan). Artinya, plasenta berada lebih "depan" dari janin yang hendak keluar. Angka kejadiannya sekitar 3-6 dari 1000 kehamilan. Terhadap jalan lahir ada 4 kemungkinan jenis plasenta previa:
 1. Placenta previa totalis, bila plasenta menutupi seluruh jalan lahir. Pada posisi ini, jelas tidak mungkin bayi dilahirkan per-vaginam (normal / spontan / biasa), karena risiko perdarahan sangat hebat. 
2. Placenta previa partialis, bila hanya sebagian / separuh plasenta yang menutupi jalan lahir. Pada posisi inipun risiko perdarahan masih besar, dan biasanya tetap tidak dilahirkan melalui per-vaginam. 
3. Placenta previa marginalis, bila hanya bagian tepi plasenta yang menutupi jalan lahir. Bisa dilahirkan per-vaginam tetapi risiko perdarahan tetap besar. 
4.Low-lying placenta (plasenta letak rendah, lateralis placenta atau kadang disebut juga dangerous placenta), posisi plasenta beberapa mm atau cm dari tepi jalan lahir.Risiko perdarahan tetap ada, namun bisa dibilang kecil, dan bisa dilahirkan per-vaginam dengan aman, asal hat-hati. (kadang dokter memperkirakan risiko perdarahan sehingga dibutuhkan persiapan darah transfusi pada persalinan. Silakan baca ulang tentang mendapatkan persiapan darah transfusi ini di topik " mengapa darah transfusi terlambat " ). Diagnosa ini mulai dipastikan sejak sekitar usia kehamilan 26-28 minggu, dimana mulai terbentuk SBR (Segmen Bawah Rahim). Dengan terbentuknya SBR, leher rahim yang semula masih berbentuk seperti corong (lihat gambar di pojok kanan atas), akan mulai memipih, untuk nantinya saat menjelang persalinan mulai membuka (sudah biasa mendengar "pembukaannya sudah berapa cm" begitu kan?) Dari perubahan inilah bisa terjadi plasenta "berpindah" atau lebih tepatnya bergeser secara relatif menjauhi jalan lahir, seolah-olah bergerak ke atas. Itulah sebabnya, sebelum masuk trimester terakhir, sekitar 28 minggu / 7 bulan, dibiarkan saja dulu asal tidak terjadi perdarahan yang tidak bisa dikendalikan. Diharapkan nanti setelah 7 bulan, beruntung bisa "pindah" ke atas seperti penjelasan sebelumnya. Tentu saja, penilaian paling optimal dan menentukan adalah saat mendekati persalinan, untuk memastikan benar-benar dimana posisi plasenta.Itulah mengapa, keputusan cara persalinan bisa berubah di menit-menit terakhir. Begitu pula, jangan lantas menyebut bahwa diagnosa placenta-previa pada usia kehamilan muda dianggap "positif palsu".Setelah membaca tulisan ini, sudah tahu bukan mengapa demikian?Apa sih sebabnya terjadi kelainan tempat plasenta? Bisa karena kelainan bawaaan pada bentuk rahim, adanya tumor rahim, atau bekas operasi sebelumnya yang meninggalkan jaringan parut di rahim. Bisa sebabnya faktor rahim: kehamilan ganda / kembar, ada kelainan bawaan rahim. Tidak ada hubungannya dengan saat hamil naik turun tangga atau banyak jungkir balik misalnya. Aksi ditentukan oleh jenis plasenta previanya. Biasanya ditunggu sampai sekitar 7 bulan untuk memastikan benar dimana posisi plasenta. Karena itu, walau Ibu hamil tidak "nungging", kalau dasarnya memang bukan tipe previa ya tetap akan "bergeser" ke atas. Risiko dari kelainan posisi ini, paling utama tentu perdarahan. Perdarahan bisa terjadi menjelang / saat persalinan. Ini dihindari / diantisipasi dengan penentuan cara persalinan operatif. Bisa terjadi perdarahan saat mulai terjadi pembentukan segmen bawah rahim, dimana ada bagian plasenta yang "robek" oleh pergeseran jaringan di sekitar mulut rahim. Bila ini terjadi, yang terganggu adalah kesejahteraan janin, dan bisa juga memicu persalinan prematurus. Bisa juga terjadi perdarahan oleh tekanan kepala janin saat mulai memasuki segmen bawah rahim sebagai persiapan menuju persalinan. Apa yang menjadi faktor risiko plasenta-previa? 
1. Wanita lebih dari 35 tahun, 3 kali lebih berisiko.
 2. Multiparitas, apalagi bila jaraknya singkat. Secara teori plasenta yang baru berusaha mencari tempat selain bekas plasenta sebelumnya. 
3. Kehamilan kembar. 
4. Adanya gangguan anatomis / tumor pada rahim sehingga mempersempit permukaan bagi penempelan plasenta. 
5. Adanya jaringan parut pada rahim oleh operasi sebelumnya. Dilaporkan, tanpa jaringan parut berisiko 0,26%.Setelah bedah sesar, bertambah berturut-turut menjadi 0,65% setelah 1 kali, 1,8% setelah 2 kali, 3% setelah 3 kali dan 10% setelah 4 kali atau lebih.
 6. Adanya endometriosis (adanya jaringan rahim pada tempat yang bukan seharusnya, misalnya di indung telur) setelah kehamilan sebelumnya. 
7. Riwayat plasenta previa sebelumnya, berisiko 12 kali lebih besar. 
8. Adanya trauma selama kehamilan. 
9.Kebiasaan tidak sehat seperti merokok dan minum alkohol. Selain placenta previa, ada juga perdarahan akibat solusio plancentae .Terjadi bila penempelan plasenta di tempat yang normal tetapi terlepas dari dinding rahim. Penyebab terlepas bisa karena perubahan anatomis / tumor pada rahim, karena tali plasenta pendek sehingga tertarik oleh gerakan janin, atau karena daya dukung plasenta memang sudah sangat berkurang, sehingga rapuh. Akibatnya terjadi perdarahan. Secara mudah, pada placenta previa perdarahan tidak diikuti nyeri perut. Tetapi pada solusio plasenta, perdarahan diikuti nyeri perut yang hebat. Karena itu, posisi plasenta adalah salah satu hal yang penting diperiksa saat menjalani USG. Ini lebih penting dari soal apa jenis kelaminnya (bukan berarti nggak bisa lho ya nanya jenis kelamin, hanya rasional dong, mana yang lebih penting harus didahulukan). 

Selasa, 27 Agustus 2013


Mengenal Jenis Kontraksi Selama Kehamilan

Mengenal Jenis Kontraksi Selama Kehamilan – Kontraksi secara umum dapat dijadikan sebagai tanda bahwa proses persalinan akan dimulai. Perempuan memiliki otot terbesar dalam tubuhnya yaitu rahim. Saat terjadi kontraksi, maka mereganglah otot tersebut. Kondisi tersebut secara alamiah terjadi begitu saja, sama kondisinya ketika anda muntah maka perut anda pun akan mengalami kontraksi. Pada saat terjadi kontraksi, rahim akan akan mengalami kondisi meregang serta mengecil. Menyusutnya rahim tersebut membuat terbukanya serviks dan hingga bayi terdorong menuju saluran kelahiran.
Namun kontraksi tidak hanya terjadi menjelang persalinan. Banyak jenis kontraksi yang terjadi selama kehamilan itu sendiri berlangsung. Berikut adalah beberapa jenis kontraksi yang terjadi selama masa kehamilan:
  • Kontraksi Dini. Kontraksi jenis ini biasanya terjadi saat awal-awal kehamilan atai saat trimester pertama kehamilan. Kondisi ini terjadi saat tubuh masih sedang dalam proses penyesuaian dengan berbagai perubahan akibat adanya kehamilan. Kontraksi terjadi akibat mereganyanya ligamen di sekitar rahim biasanya diikuti oleh perut kembung, konstipasi dan dehidrasi. Jika kontraksi di awal kehamilan ini diikuti oleh adanya bercak darah maka segeralah anda ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
  • Kontraksi Palsu. Jenis kontraksi ini biasa disebut dengan istilah Braxton-Hicks, biasanya terjadi saat kehamilan memasuki usia 32-34 minggu. Waktunya tidak bisa ditentukan namun biasanya terjadi setiap 30 menit sekali dengan lama kontraksi sekitar 30 detik. Rasanya seperi nyeri saat kram haid. Jika kontraksi ini tidak terjadi menjadi lama, kemudian intervalnya semakin memendek dan tidak bertambah kuat, maka persalinan tidak akan terjadi dalam waktu sekarang. Berendamlah di air hangat untuk meredakan kontraksi ini. Namun jika kontraksi semakin kuat dan interval semakin pendek maka bisa menjadi petunjuk bahwa persalinan akan segera berlangsung.
  • Kontraksi Saat Berhubungan. Pada saat berhubungan dapat juga menimbulkan terjadinya kontraksi. Oleh karena itu sebelum anda berhubungan, pastikan terlebih dulu melalui pemeriksaan dokter bahwa kehamilan anda dinyatakan sehat. Kontraksi yang terjadi saat berhubungan, tidak akan menjadikan resiko lahir prematur, selama kehamilannya sehat dan tanpa komplikasi
  • Kontraksi Sebenarnya. Kontraksi sebenarnya terjadi menjelang persalinan. Kontraksi berlangsung selama 40-60 detik, terjadi di setiap 10 samai 20 menit atau satu jam, kemudian kontraksi terjadi menjadi lebih sering. Kontraksi sebenarnya akan diikuti oleh pembukaan mulut rahim, keluarnya cairan atau lendir yang bercampur darah yang berwarna kecoklatan yang merupakan sebagai sumbatan lendir atau mukus pada leher rahim.
Kontraksi di atas termasuk ke dalam kontraksi normal dan biasa terjadi pada masa kehamilan. Dan biasanya akan merujuk pada persalinan normal. Namun ada beberapa jenis kontraksi abnormal yang terjadi menjelang persalinan, yaitu:
  • Inersia primer. Kontraksi yang tidak muncul sama sekali menjelang persalinan. Hal ini disebabkan oleh adanya kelainan fisik ibu seperti, ibu kekurangan gizi, mengidap penyakit berat, mengalami anemia, mioma.
  • Inersia Sekunder. Kontraksi yang lemah.
  • Takisistol dimana kontraksi sebetulnya ada cuman terlalu sering sebelum waktunya, sehingga “habis” sebelum waktunya.
  • Inkordinat, kontraksi yg tidak menyeluruh, artinya hanya bagian perut tertentu aja yg mengalami kontraksi sedangkan bagian perut lainnya tdk mengalami, sehinga persalinan tdk mengalami kemajuan, hal ini biasanya disebabkan oleh mioma atau KPSW (ketuban pecah sebelum waktunya).
  • Tetanis. Kontraksi yang disebabkan oleh ari-ari yg lepas yang menyebabkan kontraksi terus menerus tiada henti, hal ini justeru sangat berbahaya dan dapat mengancam ibu dan bayi yang dikandungnya. Untuk kasus ini harus dilakukan caesar segera.

 AJAK JANIN BERMAIN

Ajak Janin Bermain – Sebuah riset yang dilakukan oleh ahli kebidanan dari Boston University, Amerika membuktikan bahwa janin dapat diajak bermain dan apapun cara bermain yang dilakukan oleh orang tua pasti bermanfaat bagi janin.
Dr. David B. Chamberlain menyatakan bahwa  anak yang mendapat stimulasi sejak di dalam rahim memiliki kecerdasan ganda (multiple intelligences) pada usia sekolah. Sementara pakar janin Dr. William Liley dariUniversity of Auckland, Selandia Baru, menyatakan, anak yang mendapat stimulasi music saat janin , setelah lahir cenderung menyukai musik seperti yang biasa didengarnya di dalam kandungan. Janin pun, menurut Dr. Hepper PG dariThe Queen’s University of Bellfast, Irlandia, terbukti mampu merespon usapan pada perut ibu yang terus-menerus.
Pada usia kehamilan 16 minggu, ajak janin bermain lewat sentuhan pada perut ibu :
  • Mengusap-usap bagian perut yang menonjol akibat tekanan tubuh janin.
  • Mengetuk-ngetuk perut dengan hitungan dan tunggu sampai janin membalas ketukan Anda dengan gerakan yang dilakukannya. Misalnya, dengan menendang, menunjukkan kaki atau tangannya ke permukaan perut.
  • Menekan bagian perut yang menonjol karena tekanan kaki atau tangan janin. Biarkan janin membalas dengan menunjukkan tonjolan di bagian lain perut Anda.
Pada usia kehamilan 24 minggu, janin dapat diajak bermain dengan cara :
  • Memutarkan aneka jenis musik terutama yang memiliki rentang nada cukup lebar, mulai nada rendah hingga tinggi dan harmoni seperti music klasik dan gamelan.
  • Mengajak janin berbicara dengan berbagai intonasi.
  • Memainkan alat musik  misalnya piano, gitar atau biola.
Pada usia kehamilan 26 minggu berinteraksilah dengan janin lewat rangsangan cahaya :
  • Mengajak janin bicara saat berada di tempat gelap, lalu berpindah ke tempat terang.
  • Mengarahkan senter ke berbagai bagian perut Anda.
  • Nyala-matikan senter sambil diarahkan ke perut, berulang-ulang.

 Yang Perlu Diperhatikan Saat melakukan USG

Apakah kegunaan dari USG?
Pelaksanaan USG pada usia kehamilan 11-13 minggu (nuchal translucency scan) dan 20-24 minggu (routine anomaly scan), bertujuan untuk memeriksa kemungkinan adanya masalah kesehatan janin Ibu. Pemeriksaan ini akan direkomendasikan oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan (SpOG), tetapi Ibu berhak menentukan sendiri apakah akan melakukan USG atau tidak. Penting untuk Ibu ingat bahwa pemeriksaan USG tidak akan mengakibatkan efek negatif pada janin.

Apa yang akan dilakukan di ruang USG?
- Dalam pelaksanaan USG, Ibu akan dipandu oleh SpOG Ibu sendiri atau dokter yang melaksanakan USG (Sonologist).
- Ibu akan diminta untuk berbaring, dan hanya bagian perut Ibu saja yang akan disingkap untuk dilakukan pemeriksaan USG. Pencahayaan dalam ruangan akan diredupkan guna mendapatkan penglihatan yang lebih jelas pada layer.
- Perut Ibu akan diberi lapisan gel sehingga alat scan dapat digunakan diatas perut Ibu.
- Janin Ibu dapat terlihat pada layar monitor yang tersambung dengan mesin USG, sehingga Ibu dapat melihat sendiri perkembangan janin Ibu
- Pemeriksaan USG biasanya berlangsung selama 20 menit

Apakah perlu untuk melakukan pemeriksaan USG ulang?
Ibu akan disarankan kembali melakukan pemeriksaan ulang, jika:
- Bayi Ibu berada pada posisi yang sulit dilihat oleh mesin sehingga hasil kurang jelas
- Usia kehamilan Ibu yang masih telalu muda sehingga perkembangan janin masih belum sempurna
- Berat badan di atas rata-rata, atau ada bekas operasi pada dinding perut. Hal ini membuat pemeriksaan pada janin Ibu menjadi semakin sulit karena ketebalan dinding perut menghasilkan gambaran yang tidak jelas.
- Jumlah cairan ketuban berkurang.
Apa yang akan dilakukan jika ditemukan adanya masalah pada janin pada saat USG berlangsung?
- Dokter SpOG atau Sonologist akan merekomendasikan pemeriksaan dengan dokter spesialis lainnya guna mendapatkan opini kedua.
- Pemeriksaan lanjutan direkomendasikan guna memastikan kondisi pada janin. Ibu, tentu saja, akan diberikan wewenang penuh untuk memutuskan apakah akan menjalani pemeriksaan lanjutan atau tidak.

pakah kegunaan dari USG?
Pelaksanaan USG pada usia kehamilan 11-13 minggu (nuchal translucency scan) dan 20-24 minggu (routine anomaly scan), bertujuan untuk memeriksa kemungkinan adanya masalah kesehatan janin Ibu. Pemeriksaan ini akan direkomendasikan oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan (SpOG), tetapi Ibu berhak menentukan sendiri apakah akan melakukan USG atau tidak. Penting untuk Ibu ingat bahwa pemeriksaan USG tidak akan mengakibatkan efek negatif pada janin.
Apa yang akan dilakukan di ruang USG?
- Dalam pelaksanaan USG, Ibu akan dipandu oleh SpOG Ibu sendiri atau dokter yang melaksanakan USG (Sonologist).
- Ibu akan diminta untuk berbaring, dan hanya bagian perut Ibu saja yang akan disingkap untuk dilakukan pemeriksaan USG. Pencahayaan dalam ruangan akan diredupkan guna mendapatkan penglihatan yang lebih jelas pada layer.
- Perut Ibu akan diberi lapisan gel sehingga alat scan dapat digunakan diatas perut Ibu.
- Janin Ibu dapat terlihat pada layar monitor yang tersambung dengan mesin USG, sehingga Ibu dapat melihat sendiri perkembangan janin Ibu
- Pemeriksaan USG biasanya berlangsung selama 20 menit
Apakah perlu untuk melakukan pemeriksaan USG ulang?
Ibu akan disarankan kembali melakukan pemeriksaan ulang, jika:
- Bayi Ibu berada pada posisi yang sulit dilihat oleh mesin sehingga hasil kurang jelas
- Usia kehamilan Ibu yang masih telalu muda sehingga perkembangan janin masih belum sempurna
- Berat badan di atas rata-rata, atau ada bekas operasi pada dinding perut. Hal ini membuat pemeriksaan pada janin Ibu menjadi semakin sulit karena ketebalan dinding perut menghasilkan gambaran yang tidak jelas.
- Jumlah cairan ketuban berkurang.
Apa yang akan dilakukan jika ditemukan adanya masalah pada janin pada saat USG berlangsung?
- Dokter SpOG atau Sonologist akan merekomendasikan pemeriksaan dengan dokter spesialis lainnya guna mendapatkan opini kedua.
- Pemeriksaan lanjutan direkomendasikan guna memastikan kondisi pada janin. Ibu, tentu saja, akan diberikan wewenang penuh untuk memutuskan apakah akan menjalani pemeriksaan lanjutan atau tidak.
- See more at: http://www.rsiafamily.com/tips-info/apa-yang-perlu-anda-perhatikan-saat-akan-melakukan-usg-di-usia-kehamilan-20-24-minggu/#sthash.LGXYO1Vh.dpuf
pakah kegunaan dari USG?
Pelaksanaan USG pada usia kehamilan 11-13 minggu (nuchal translucency scan) dan 20-24 minggu (routine anomaly scan), bertujuan untuk memeriksa kemungkinan adanya masalah kesehatan janin Ibu. Pemeriksaan ini akan direkomendasikan oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan (SpOG), tetapi Ibu berhak menentukan sendiri apakah akan melakukan USG atau tidak. Penting untuk Ibu ingat bahwa pemeriksaan USG tidak akan mengakibatkan efek negatif pada janin.
Apa yang akan dilakukan di ruang USG?
- Dalam pelaksanaan USG, Ibu akan dipandu oleh SpOG Ibu sendiri atau dokter yang melaksanakan USG (Sonologist).
- Ibu akan diminta untuk berbaring, dan hanya bagian perut Ibu saja yang akan disingkap untuk dilakukan pemeriksaan USG. Pencahayaan dalam ruangan akan diredupkan guna mendapatkan penglihatan yang lebih jelas pada layer.
- Perut Ibu akan diberi lapisan gel sehingga alat scan dapat digunakan diatas perut Ibu.
- Janin Ibu dapat terlihat pada layar monitor yang tersambung dengan mesin USG, sehingga Ibu dapat melihat sendiri perkembangan janin Ibu
- Pemeriksaan USG biasanya berlangsung selama 20 menit
Apakah perlu untuk melakukan pemeriksaan USG ulang?
Ibu akan disarankan kembali melakukan pemeriksaan ulang, jika:
- Bayi Ibu berada pada posisi yang sulit dilihat oleh mesin sehingga hasil kurang jelas
- Usia kehamilan Ibu yang masih telalu muda sehingga perkembangan janin masih belum sempurna
- Berat badan di atas rata-rata, atau ada bekas operasi pada dinding perut. Hal ini membuat pemeriksaan pada janin Ibu menjadi semakin sulit karena ketebalan dinding perut menghasilkan gambaran yang tidak jelas.
- Jumlah cairan ketuban berkurang.
Apa yang akan dilakukan jika ditemukan adanya masalah pada janin pada saat USG berlangsung?
- Dokter SpOG atau Sonologist akan merekomendasikan pemeriksaan dengan dokter spesialis lainnya guna mendapatkan opini kedua.
- Pemeriksaan lanjutan direkomendasikan guna memastikan kondisi pada janin. Ibu, tentu saja, akan diberikan wewenang penuh untuk memutuskan apakah akan menjalani pemeriksaan lanjutan atau tidak.
- See more at: http://www.rsiafamily.com/tips-info/apa-yang-perlu-anda-perhatikan-saat-akan-melakukan-usg-di-usia-kehamilan-20-24-minggu/#sthash.LGXYO1Vh.dpuf

pakah kegunaan dari USG?
Pelaksanaan USG pada usia kehamilan 11-13 minggu (nuchal translucency scan) dan 20-24 minggu (routine anomaly scan), bertujuan untuk memeriksa kemungkinan adanya masalah kesehatan janin Ibu. Pemeriksaan ini akan direkomendasikan oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan (SpOG), tetapi Ibu berhak menentukan sendiri apakah akan melakukan USG atau tidak. Penting untuk Ibu ingat bahwa pemeriksaan USG tidak akan mengakibatkan efek negatif pada janin.
Apa yang akan dilakukan di ruang USG?
- Dalam pelaksanaan USG, Ibu akan dipandu oleh SpOG Ibu sendiri atau dokter yang melaksanakan USG (Sonologist).
- Ibu akan diminta untuk berbaring, dan hanya bagian perut Ibu saja yang akan disingkap untuk dilakukan pemeriksaan USG. Pencahayaan dalam ruangan akan diredupkan guna mendapatkan penglihatan yang lebih jelas pada layer.
- Perut Ibu akan diberi lapisan gel sehingga alat scan dapat digunakan diatas perut Ibu.
- Janin Ibu dapat terlihat pada layar monitor yang tersambung dengan mesin USG, sehingga Ibu dapat melihat sendiri perkembangan janin Ibu
- Pemeriksaan USG biasanya berlangsung selama 20 menit
Apakah perlu untuk melakukan pemeriksaan USG ulang?
Ibu akan disarankan kembali melakukan pemeriksaan ulang, jika:
- Bayi Ibu berada pada posisi yang sulit dilihat oleh mesin sehingga hasil kurang jelas
- Usia kehamilan Ibu yang masih telalu muda sehingga perkembangan janin masih belum sempurna
- Berat badan di atas rata-rata, atau ada bekas operasi pada dinding perut. Hal ini membuat pemeriksaan pada janin Ibu menjadi semakin sulit karena ketebalan dinding perut menghasilkan gambaran yang tidak jelas.
- Jumlah cairan ketuban berkurang.
Apa yang akan dilakukan jika ditemukan adanya masalah pada janin pada saat USG berlangsung?
- Dokter SpOG atau Sonologist akan merekomendasikan pemeriksaan dengan dokter spesialis lainnya guna mendapatkan opini kedua.
- Pemeriksaan lanjutan direkomendasikan guna memastikan kondisi pada janin. Ibu, tentu saja, akan diberikan wewenang penuh untuk memutuskan apakah akan menjalani pemeriksaan lanjutan atau tidak.
- See more at: http://www.rsiafamily.com/tips-info/apa-yang-perlu-anda-perhatikan-saat-akan-melakukan-usg-di-usia-kehamilan-20-24-minggu/#sthash.LGXYO1Vh.dpuf
pakah kegunaan dari USG?
Pelaksanaan USG pada usia kehamilan 11-13 minggu (nuchal translucency scan) dan 20-24 minggu (routine anomaly scan), bertujuan untuk memeriksa kemungkinan adanya masalah kesehatan janin Ibu. Pemeriksaan ini akan direkomendasikan oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan (SpOG), tetapi Ibu berhak menentukan sendiri apakah akan melakukan USG atau tidak. Penting untuk Ibu ingat bahwa pemeriksaan USG tidak akan mengakibatkan efek negatif pada janin.
Apa yang akan dilakukan di ruang USG?
- Dalam pelaksanaan USG, Ibu akan dipandu oleh SpOG Ibu sendiri atau dokter yang melaksanakan USG (Sonologist).
- Ibu akan diminta untuk berbaring, dan hanya bagian perut Ibu saja yang akan disingkap untuk dilakukan pemeriksaan USG. Pencahayaan dalam ruangan akan diredupkan guna mendapatkan penglihatan yang lebih jelas pada layer.
- Perut Ibu akan diberi lapisan gel sehingga alat scan dapat digunakan diatas perut Ibu.
- Janin Ibu dapat terlihat pada layar monitor yang tersambung dengan mesin USG, sehingga Ibu dapat melihat sendiri perkembangan janin Ibu
- Pemeriksaan USG biasanya berlangsung selama 20 menit
Apakah perlu untuk melakukan pemeriksaan USG ulang?
Ibu akan disarankan kembali melakukan pemeriksaan ulang, jika:
- Bayi Ibu berada pada posisi yang sulit dilihat oleh mesin sehingga hasil kurang jelas
- Usia kehamilan Ibu yang masih telalu muda sehingga perkembangan janin masih belum sempurna
- Berat badan di atas rata-rata, atau ada bekas operasi pada dinding perut. Hal ini membuat pemeriksaan pada janin Ibu menjadi semakin sulit karena ketebalan dinding perut menghasilkan gambaran yang tidak jelas.
- Jumlah cairan ketuban berkurang.
Apa yang akan dilakukan jika ditemukan adanya masalah pada janin pada saat USG berlangsung?
- Dokter SpOG atau Sonologist akan merekomendasikan pemeriksaan dengan dokter spesialis lainnya guna mendapatkan opini kedua.
- Pemeriksaan lanjutan direkomendasikan guna memastikan kondisi pada janin. Ibu, tentu saja, akan diberikan wewenang penuh untuk memutuskan apakah akan menjalani pemeriksaan lanjutan atau tidak.
- See more at: http://www.rsiafamily.com/tips-info/apa-yang-perlu-anda-perhatikan-saat-akan-melakukan-usg-di-usia-kehamilan-20-24-minggu/#sthash.LGXYO1Vh.dpuf

Rabu, 21 Agustus 2013

Cara Membaca Hasil USG
HASIL USG kerapkali mendebarkan sekaligus mengharukan. 
Belum lagi rasa bahagia melihat perkembangan janin di dalam rahim dari minggu ke minggu semakin menuju "bentuk" sempurna. Bahkan, perasaan takut terjadi kelainan pada si jabang bayi tak luput Moms rasakan.

Sumber Gambar WIKIPEDIA
Namun, tak jarang rasa bingung hinggap membaca istilah-istilah asing yang tertera dalam print out USG. Walau dokter menjelaskan detail foto USG mengenai pertumbuhan dan perkembangan janin, kadang-kadang penjelasan itu terlupakan di kemudian hari.

Pada hasil USG, selain gambar janin, terdapat tabel-tabel atau angka-angka yang diukur dari pengukuran dokter terhadap tungkai lengan, kaki, dan diameter kepala. Itu semua bisa menghasilkan rumus yang menunjukkan berat janin. Nah, ini sebenarnya tak ditujukan untuk orang awam, hanya dokter yang bisa membacanya.

Untuk Anda yang ingin mengetahui lebih lengkap tentang USG:
Istilah Umum

Agar tak penasaran, berikut ini beberapa istilah umum yang terdapat pada hasil foto USG (Hasil gambar berbeda, tergantung alat yang digunakan.
1. LMP (last menstrual period):  hari pertama haid terakhir
2. EDD (LMP): taksiran persalinan berdasarkan tanggalan menstruasi
3. GA (Gestational Age). Ini menunjukkan perkiraan umur kehamilan, berdasarkan panjang tungkai lengan, tungkai kaki ataupun diameter kepala. 
Jika salah satu dari GA di foto USG menunjukkan besaran yang tidak normal, dokter langsung bisa mendeteksinya sebagai kelainan. Terutama GA di bagian kepala.

Kolom Fetal Biometry

* BPD: Biparietal diameter. Ini adalah ukuran tulang pelipis kiri dan kanan. Biasa digunakan untuk mengukur janin di trimester dua atau tiga
* HC: Head Circumferencial atau lingkaran kepala
* AC: Abdominal Circumferencial. Ukuran lingkaran perut bayi. Jika dikombinasikan dengan BPD akan menghasilkan perkiraan berat bayi.
* FL: Femur Length. Merupakan ukuran panjang tulang paha bayi.
* FW: Fetal weight atau berat janin.

Yang Diperiksa Saat USG!

·  Konfirmasi kehamilan. Embrio dalam kantung kehamilan dapat dilihat pada awal kehamilan 5 ½ minggu, kemudian detak jantung janin biasanya diketahui dalam usia tujuh minggu.
·  Mengetahui usia kehamilan
·  Menilai pertumbuhan dan perkembangan bayi dalam kandungan.
·  Masalah dengan plasenta. USG bisa menilai dan mengetahui kondisi plasenta, apakah ada masalah misalnya seperti plasenta previa.
·  Kehamilan kembar. Dengan pemeriksaan USG bisa mengetahui apakah ada satu atau lebih fetus di rahim.
·  Mengukur cairan ketuban. Jumlah cairan ketuban dapat dinilai dengan USG, sehingga jika terjadi masalah ketika kandungan kelebihan cairan ketuban atau terlalu sedikit.
·  Kelainan letak janin. Tidak saja kelainan janin dalam rahim, tetapi bisa juga mengetahui kelainan yang bisa diketahui dengan USG, seperti ; hydrocefalus, kelainan jantung, down syndrome.
·  Mengetahui jenis kelamin bayi.

Selasa, 20 Agustus 2013

Obat Alami Pilek Bayi, Cara Ampuh Mengatasinya

Pilek adalah salah satu penyakit umum yang sering di alami oleh bayi. Biasanya menyerang hingga 5-12 kali dalam setahun. Kedatangan penyakit tersebut kadang membuat si kecil tak berdaya dan sebagai orangtua kita selalu memberikan pelayanan terbaik untuknya supaya lekas sembuh.

Penyakit ini bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti tertular dari orang lain, kondisi tempat tinggal yang tidak sehat, penggunaan AC dimalam hari, konsumsi makanan kurang sehat, dan sebagainya. Mengingat sangat rentan akan datangnya penyakit pilek, peran orangtua haruslah benar agar setiap penyakit tersebut datangmaka orantua sudah punya solusi terbaik untuk mengatasinya.

Gejala pilek biasanya ditandai dengan tersumbatnya saluran pernafasan, bersin-bersin, ingusan, tenggorokan sakit, suara serak, dan temperatur tubuh naik atau demam ringan. Meskipun tergolong bukan penyakit berat namun tentu saja sangat mengganggu, si kecil juga kadang tak berdaya hanya bisa menangis.

Atasi Pilek Bayi dengan Benar

Seperti penyakit batuk, pilek juga salah satu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus. Sebenarnya tidak ada obat jenis apa pun di pasaran yang mampu mengatasi dan menyembuhkan pilek. Obat di pasaran hanyalah berfungsi untuk meringankan gejala pilek atau pun batuk. Sesungguhnya yang dapat menyembuhkan penyakit pilek itu sendiri hanyalah daya tahan tubuh anak.

Nah mengingat upaya peningkatan daya tahan tubuh itu sangat penting untuk mempercepat proses penyembuhan, dibutuhkan beberapa tindakan untuk lebih meningkatkan daya tahan tubuhnya. Beberapa hal berikut ini membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak :

1. Air Susu Ibu (ASI)
Peran ASI bagi kesehatan anak sangatlah besar karena ASI mengandung zat antibodi yang mampu melawan infeksi virus. Namun yang sering terjadi adalah kadang anak begitu malas menyusu, padahal ASI adalah obat terbaik mempercepat proses penyembuhan penyakit karena mampu meningkatkan daya tahan tubuh.

2. Makan makanan bergizi
Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, anak juga harus rajin mengkonsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin seperti Apel, jeruk, buah naga, kiwi, strawberry dan lain-lain.

3. Istirahat yang cukup
Istirahat cukup dapat membantu mempercepat proses pemulihan penyakit ini. Kurangi dulu waktu main anak, perbanyaklah istirahat.

Selain beberapa hal di atas, perlu juga tindakan-tindakan terapi seperti terapi non farmakologis / terapi tanpanobat ataupun terapi farmakologis / dengan obat.

Tips Melahirkan Normal Tanpa Rasa Sakit

Melahirkan adalah sebuah moment luar biasa bagi seorang ibu terutama bagi mereka yang hendak merasakan rasanya melahirkan untuk yang pertama kali. Setiap wanita memang memiliki pengalaman yang berbeda-beda berkaitan dengan proses kelahirannya. Jadi akan ada jawaban yang berbeda antara orang satu dengan yang lainnya.

Namun pada umumnya, proses kelahiran hanya menyita rasa sakit yang sebentar saja yaitu ketika kontraksi yang menimbulkan sedikit rasa nyeri. Namun sesudahnya, seperti mendorong bayi itu semua mudah kok. Jangan biarkan rasa takut membayang-bayangi anda yang justru bakal mengganggu proses kelahiran sang bayi.

Bagi ibu-ibu yang sedang menantikan kedatangan anak pertama wajar saja merasa takut dan was-was lebih lagi jika ini adalah pertama kali menghadapi kelahiran. Namun tak usah khawatir dengan itu semua beberapa tips di bawah ini dapat anda coba dan mudah-mudahan membantu proses kelahiran dengan mulus. Sebaiknya anda juga berkonsultasi ke dokter dan mengikuti saran-saran yang harus dilakukan apa saja. Oke para ibu-ibu? :D

Tips Melahirkan Normal Tanpa Rasa Sakit

1. Siapkan posisi yang tepat untuk bayi

Supaya proses kelahiran bayi lancar, anda juga perlu mengatur ruang luncur bagi sang bayi. Posisi bayi sedikit miring dengan kepala di bawah akan memudahkan keluarnya bayi. Anda bisa melakukan latihan disaat calon bayi berumur 3-4 tahun yaitu dengan melakukan latihan berlutut di lantai atau dengan posisi sedikit agak condong ke belakang. Kemudian bersandarlah pada bola fitness atau sebuah kursi sehingga lutut lebih rendah dari bokong. Dengan latihan ini sang calon bayi akan mengarah turun dan membantu pada saat bayi lahir.

2. Jaga selalu kesehatan

Agar pada saat melahirkan berjalan lancar, kesehatan sang ibu juga perlu diperhatikan. Para ibu direkomendasikan agar mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang, minum susu, suplemen dari dokter, istirahat yang cukup dan banyak bergerak. Hal ini dilakukan karena dalam proses melahirkan anda membutuhkan banyak tenaga untuk mendorong sang bayi keluar.

3. Lakukan pijatan

Anda juga bisa melakukan pijatan-pijatan untuk melancarkan proses kelahiran sang bayi di minggu ke 3-4 bulan. Lakukan pijatan antara vagina dan daerah rektum supaya daerah tersebut lebih fleksibel, dapat membuka dan meregang dengan mudah serta mengurangi terjadinya robekan saat melahirkan.

4. Selalu aktif ketika kontraksi

Ketika mengalami kontraksi, para ibu cenderung jadi malas dan tidak ingin bergerak. Hal ini sangat tidak disarankan. Ketika kontraksi anda boleh beristirahat dan tiduran namun ketika sudah berhenti anda boleh berjalan-jalan sejenak. Jagalah posisi tubuh anda selalu tegak untuk mempercepat pembukaan dan membuat bayi turun dengan mudah.

5. Posisi Jongkok

Melakukan posisi dengan cara berjongkok bisa mempermudah anda ketika melahirkan. Selain posisi jongkok anda juga bisa mencoba dengan posisi seperti bersujud dengan kepala dialasi dengan bantal.Posisi tersebut bisa membantu bayi keluar ke dalam serviks.

6. Minum Teh raspery

Teh raspery diyakini berkhasiat membantu melancarkan proses kelahiran. Minum hingga 4 cangkiir teh raspery setiap hari. Teh raspery juga tersedia dalam bentuk tablet siapminum.

Demikian beberapa Tips Melahirkan Normal Tanpa Rasa Sakit. Semoga tips-tips di atas bisa berguna bagi para ibu hamil. Jangan lupa berdoa juga ya agar diberi kelancaran pada saat proses kelahiran bayi.
Manfaat Buah Jeruk untuk Ibu Hamil - Buah Jeruk adalah salah satu jenis buah-buahan populer yang dapat dengan mudah kita jumapi dimana-mana. Buah ini memiliki warna kuning atau agak orange jika sudah sangat matang. Rasanaya yang manis dan segar membuat keberadaan buah satu ini kian banyak saja peminatnya. Dibalik rasanya yang manis ternyata buah jeruk juga memiliki segudang manfaat dan khasiat termasuk Manfaat untuk para ibu hamil.
Kandungan senyawa di dalam jeruk sangat bermanfaat bagi ibu-ibu hamil. Kandungan vitamin dan mineral dalam buah jeruk diantaranya Vitamin C, Vitamin B6 / Pyridoxine, Vitamin B5/Asam pantotenat, Vitamin B3/Niacin, Vitamin B2/Riboflavin, Vitamin B1/Thiamin, Asam Folat, Fosfor, Kalsium, Karbohidrat, Magnesium, Potasium, Senyawa fitokimia dan tembaga.
Melihat dari banyaknya kandungan senyawa dan vitamin yang bermanfaat bagi tubuh, buah jeruk juga memiliki khasiat dan manfaat untuk ibu hamil. 
Kandungan vitamin C dalam jeruk bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh, vitamin C berperan sebagai antibodi untuk melawan berbagai macam penyakit. Selain itu, vitamin C juga berperan menyembuhkan penyakit ringan seperti Influenza.
Senyawa Asam Folat dalam buah jeruk sangat bermanfaat untuk ibu hamil. Asam folat merupakan senyawa yang sangat mudah diserap oleh bayi melalui rahim. Asam folat dibutuhkan tubuh untuk menciptakan sel-sel baru dalam tubuh dan ini sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Tubuh tidak menyimpan Asam folat yang cukup untuk kebutuhan bayi dalam rahim, oleh sebab itu sang ibu wajib mengkonsumsi suplemen atau makanan penghasil asam folat.
Manfaat lainnya adalah kandungan senyawa bioflavanoid dalam buah jeruk terutama jeruk bali atau Pamelo. Senyawa ini mampu memperkuat jaringan ikat dan ampuh menjaga dinding pembuluh darah agar tetap kuat. Selain itu, bioflavanoid juga bisa mengurangi peradangan selama masa kehamilan. 
Wahh, ternyata terdapat segudang manfaat dari buah berwarna kuning satu ini. Selain rasanya yang segar ternyata baik pula bagi kesehatan termasuk untuk ibu yang sedang hamil.

Cara Senam Kegel Yang Benar Bagi Wanita

Hal sepertinya kini semakin diminati masyarakat. Senam kegel sendiri merupakan salah satu tekhnik olahraga yang hanya terfokus pada otot yang memiliki tanggung jawab terhadap proses menahan buang air kecil. Namun, dengan semakin berkembangnya jaman, senam kegel juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas hubungan intim terhadap wanita dan juga pria.


Banyak manfaat yang dapat diperoleh dengan melakukan senam kegel, dan manfaat tersebut dapat anda peroleh lebih optimal jika anda sevara rutin dan disiplin dengan intensitas waktu 15 hingga 20 menit dalam sehari. Beberapa manfaat yang dapat diperoleh jika melakukan senam kegel adalah terjadi peningkatan elastisitas terhadap kelamin wanita dan juga mampu meningkatkan kualitas orgasme wanita karena denyut vagina semakin baik. Lantas, bagaimana sebenarnya cara yang paling benar dan efektif?

Nah, pada kesempatan kali ini admin akan membagikan info mengenai cara senam kegel yang benar bagi wanita. Apabila anda tertarik, silahkan simak uraian beikut ini.

  • Tahap awal untuk memulai adalah dengan melakukan pengosongan kandung kemih, terlebih dahulu anda kontraksikan otot yang digunakan ketikan menghentikan urin. Apabila melakukan kontraksi ini maka akan terasa ada tarikan dan latihan senam kegel ini efektif membuat vagina merapat.
  • Tahap selanjutnya dapat anda lakukan dengan menarik otot ke dalam dan anda pertahankan hingga hitungan ke-3 dan kemudian anda rilekskan sebentar, hitung juga hingga hotungan ke-3. Ulangi hal ini sebanya 10 hingga 15 kali dalam setiap sesi.

  • Untuk memperoleh hasil yang optimal, lakukan latihan ini secara rutin dengan posisi yang berbeda-beda, misalnya duduk, berbaring dan juga berdiri.
Cukup mudah bukan untuk mengikuti beberapa tahapannya, Untuk hasil pengendalian kandung kemih ini baru dapat anda lihat setelah melakukan latihan antara 3-6 minggu. pengendalian kandung kemih dapat menjadi lebih baik dengan meningkatnya tonus otot dasar panggul.

Jumat, 16 Agustus 2013

Akhirnya bisa ngeblog lagi dah hampir kurang lebih 3 bulan ga update ......maklum kesibukan ibu Rt,sy cuma mau berbagi akhirnya di kasih kepercayaan lagi Untuk memiliki momongan .
Saya dah hamil lagi kurang lebihnya dah 6 Bulan,sesuatu terjadi karena dengan kehendaknya maka bersabarlah jika Istri atau anda sendiri belum dikaruniai keturunan,Yang Maha Kuasa Pasti akan mengabulkan Doa-Doa kita...yang penting ihtiar dan bersabar serta yakin Allah pasti mengabulkan.sy akan berbagi tips agar Cepat hamil dari makanan maupun sayuran,dsb:

-Perbanyak Makan Buah-Buahan,pisang juga tidak apa yag penting kandungan vitaminnya.
-Perbanyak Makan Sayur-sayuran,misalkan bayam,kangkung,brokoli,Labu siam,yang warna hijau.
-Klo bisa ngasuh anak kecil,anak sodara,atau tetangga.
-Yang paling penting Berdoa Dan berihtiar....

Mungkin segini dulu tips dari saya mudah-mudahan anda atau istri anda segera hamil.

Kamis, 09 Mei 2013

Penyebab Gatal-Gatal Pada Bayi




Pernahkah di tubuh si kecil timbul bintik-bintik merah yang membuat dia tidak nyaman dan rewel? Itu adalah bintik-bintik akibat gatal pada tubuh si kecil. Bintik-bintik gatal pada si kecil ini banyak penyebabnya antara lain : milliaria atau biang keringat, urtikaria atau biduran alias kaligata, dermatitis atopic atau eskim bayi. Gatal-gatal pada bayi juga bisa terjadi karena infeksi seperti infeksi jamur, parasit, virus dan bakteri.
  • Biang keringat
Biang keringat merupakan tersumbatnya pori-pori keringat sehingga menghalangi keringat untuk keluar dari dalam tubuh yang akan menumpuk pada lapisan permukaan kulit. Terjadinya biang keringat pada bayi didukung oleh struktur lapisan kulit yang belum sempurna. Biang keringat ada 2 jenis yaitu biang kringat kristalina yang tidak menimbulkan rasa gatal dan biang keringat rubra yang menimbulkan rasa gatal.
  • Biduran alias kaligata
Biduran alias kaligata ini terjadi secara tiba-tiba akibat reaksi alergi dari tubuh buah hati karena belum begitu mengenal lingkungan sekitar dan makanannya. Biduran alias kaligata ini akan menghilang dengan sendirinya ketika buah hati semakin besar dan fungsi pencernaan dan daya tahan tubuhnya sudah sempurna dan kuat.
  • Eskim bayi
Eskim bayi berbentuk bintik dan bentol kemerahan yang tampak basah atau bisa juga kulit tampak kering pada lipatan kulit seperti ketiak, siku, lengan, paha, selangkangan. Eskim bayi disebabkan oleh 2 faktor yaitu dermatitis atopic (faktor genetik) dan faktor immunologik (alergi). Eskim akan sembuh dengan sendirinya sejalan dengan bertambahnya usia buah hati. Namun eskim juga dapat meluas dan memberat sampai usia dewasa, karena perjalanan penyakit ini tidak pasti.
  • Infeksi
Infeksi jamur sangat mungkin terjadi diarea tubuh buah hati yang lembab karena keringat dan kotor. Infeksi parasit ada hubungannya dengan melekatnya cacing-cacing yang ada di lingkungan kotor dan melekat pada tubuh buah hati. Infeksi virus dan bakteri adalah kuman yang berbeda. Sehingga penanganannya pun berbeda. Virus menyebar melalui wabah lingkungan yang tidak sehat (sterilisasi) sedangkan bakteri disebabkan oleh lingkungan yang kotor sehingga kebersihan menjadi sangat penting untuk menghindari bakteri penyebab infeksi yang menimbulkan gatal-gatal.

Jumat, 19 April 2013

MANFAAT MUSIK BUAT BAYI



Efek musik pada orang dewasa sudah jelas, bikin suasana hati riang, memperbaiki mood, memeriahkan suasana, dan masih banyak lagi. Trus bagaimana efek musik terhadap bayi ...?

Musik dipercaya memiliki banyak manfaat positif bagi bayi. Bayi yang mendengarkan musik tumbuh menjadi anak lebih tenang. Tak hanya itu, dibandingkan bayi yang tak pernah terekspos musik, ia juga akan memiliki pencernaan lebih baik. Dampaknya, efisiensi metabolismenya meningkat dan akhirnya pertambahan berat badannya lebih baik. 

Keajaiban musik bagi anak memang sudah dirasakan sejak masih dalam kandungan. Janin menunjukkan reaksi tertentu ketika diperdengarkan alunan musik. Ibu hamil dapat merasakan gerakan janinnya semakin cepat atau justru menjadi lebih rileks. 

Ketika bayi lahir sebaiknya kebiasaan memperdengarkan musik ini jangan dihentikan. Menurut hasil penelitian psikolog Fran Rauscher dan Gordon Shaw dari University of California-Irvine, Amerika Serikat, memang ada kaitan erat antara kemahiran bermusik dengan penguasaan level matematika yang tinggi, serta keterampilan di bidang sains, ketika anak sudah bersekolah. 

Penelitian kedua pakar ini menunjukkan, anak yang mendapat pendidikan musik meningkat inteligensi spasialnya (kecerdasan ruang) 46% dibanding anak-anak yang tidak terekspos musik. 

Sementara menurut Dr. Dee Joy Coulter, pakar neuroscience dan penulis buku Early Childhood Connections: The Journal of Music and Moment-Based Learning, permainan yang mengandung musik akan membuat anak cepat meningkat keterampilan berbahasanya dan cepat bertambah kosa katanya. Kelak ia akan tumbuh menjadi anak yang mampu mengorganisasi ide dan memecahkan masalah. 

Jadi, tunggu apalagi? Biasakanlah bayi Anda mendengar musik mengalun di rumah. Ajaklah ia bersenandung dan membuat gerakan tangan dan kaki seiring bunyi musik yang didengarnya. 

KIAT KIAT AGAR ANAK CEPAT BICARA




Belajar bicara penting dilakukan sejak dini dengan memberikan stimulasi balita yang tepat. Umumnya, balita mulai bisa mengucapkan satu-dua kata. Pada anak yang sudah menginjak usia 1 tahun lebih, biasanya sudah bisa belajar dan mengeksplorasi kata dengan melihat objek yang dilihatnya, baik dekat ataupun jauh.
    Saat anak Anda berusia 1 tahun, mereka akan mulai belajar bicara dengan menggunakan intonasi yang berbeda untuk mengekspresikan keinginannya. Kemudian, mereka juga akan belajar membentuk kalimat sederhana. Anak di usia ini sangat tertarik untuk menirukan bahasa-bahasa yang ia dengar dari sekelilingnya. Pada usia 1 tahun, biasanya anak sudah tahu namanya sendiri, sering mengoceh, mampu merangkai dua kata menjadi kalimat, dan melakukan perintah sederhana.
    Di usianya itu, mereka pun akan mulai berkomunikasi dengan orang-orang terdekatnya. Sangat penting di usia ini bagi Anda untuk mendampingi buah hati dan memberikan stimulasi agar si kecil dapat belajar bicara dengan maksimal. Usia 12-18 bulan, si kecil akan mampu menguasai 50 sampai 200 kata.

Berikut beberapa tips yang dibutuhkan untuk memberikan stimulasi balita agar lebih cepat belajar bicara :

1. Ajarkan si kecil dengan bahasa yang baik dan benar

Saat mereka mulai belajar bicara, anak biasanya akan menirukan kata-kata atau bahasa yang didengarnya dari orang-orang terdekatnya. Hindari berbicara kata-kata kasar, karena bisa jadi dengan cepat anak menirunya. Ajaklah ia berbicara dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Bicaralah dengannya dengan bahasa yang biasa Anda gunakan dalam sehari-hari. Jangan mengajarkannya dengan menirukan gaya bicara anak kecil.

2. Beri kesempatan si kecil untuk menyelesaikan setiap kalimatnya

Untuk menyelesaikan kalimat demi kalimat yang ingin diucapkannya, si kecil membutuhkan waktu. Dalam hal ini dibutuhkan kesabaran Anda. Jangan memotong ketika si kecil berbicara. Dengarkanlah hingga ia selesai berbicara. Hal ini akan memberikan stimulasi balita agar ia terus belajar bicara karena merasa didengarkan. Minta ia mengulangi perkataannya jika Anda tidak paham.

3. Perbaiki kata-katanya yang keliru dengan bahasa yang benar

Saat mengucapkan kata-kata baru, mungkin anak akan mengucapkan sesuai dengan kosakata yang sudah dikuasainya. Bisa saja ia keliru dalam pengucapannya. Segera perbaiki dan jangan mengajarkannya dengan kata-kata keliru lainnya. Misalnya saja, saat Anda menunjukkan sebuah benda yang rusak. Katakan pada buah hati Anda, “Ini rusak...ru..sak...” Jangan mengubahnya dengan mengajarkan, “Ini lucak...” Atau ketika anak Anda mengucapkan kata “cucu”, segera perbaiki dengan mengucapkan “susu” secara perlahan dan lembut. Perbaiki kata-kata si kecil tanpa membuatnya menjadi merasa bersalah karena telah mengucapkan kata yang keliru.

4. Luangkan waktu Anda untuk mengajak si kecil mengobrol

Mengobrol dapat menstimulasi anak untuk terus berbicara. Ajak ia mengobrol mengenai aktivitas yang sedang dilakukannya. Bicaralah dengan kalimat yang pendek, agar si kecil dapat mencernanya. Jika ia diam saja, berarti ia tidak mendengarkan Anda. Berbicaralah sambil menunjukkan benda-benda yang dapat membuatnya tertarik dan merespon obrolan Anda.

5. Beri si kecil pertanyaan untuk melihat responnya

Saat berbicara dengan si kecil, cobalah Anda mengajukan pertanyaan padanya. Misalnya saja, “Adik mau makan apa? Pisang atau jeruk?” Usahakan agar dia menjawabnya tidak hanya dengan menunjuk apa yang ia inginkan. Usakan agar anak Anda menyebutkan makanan yang Anda tawarkan kepadanya. Hal itu akan membuat kosakatanya bertambah.

6. Ajarkan anak lagu-lagu sederhana dengan musik yang gembira

Usia balita biasanya sangat menyukai musik. Ia akan bergoyang mengikuti irama musik yang didengarnya. Sambil mendengarkan alunan musik, Anda dapat mengajarkan lagu anak-anak dengan syair yang pendek dan berulang. Misalnya, lagu “Topi saya bundar” atau lagu anak-anak lainnya. Bahasa yang sederhana akan lebih cepat diserap oleh si kecil.


7. Bacakan si kecil buku cerita dengan gambar-gambar yang menarik

Pilihkan buku cerita dengan gambar yang menarik dan narasi cerita yang tidak terlalu banyak. Kenalkan ia dengan berbagai gambar, warna, dan bentuk yang ada di buku cerita tersebut. Ia dengan cepat akan menambah perbendaharaan katanya. Jawablah setiap pertanyaan yang diajukan si kecil dan jelaskan dengan kalimat sederhana dan lembut.

8. Ajarkan si kecil dengan kata-kata baru yang ada di sekelilingnya

Memotivasi anak untuk belajar bicara tentunya dapat dilakukan dimana saja dan terutama dengan memberikan stimulasi balita yang tepat untuknya. Misalnya, saat Anda mengajak si kecil jalan-jalan di luar rumah, cobalah perhatikan sekeliling dan beritahu si kecil mengenai apa saja benda yang ada disekelilingnya itu. Seperti pagar, taman, ayunan, dan lainnya. Biarkan ia berinteraksi dengan orang-orang yang ada disekelilingnya. Ia akan belajar untuk berkomunikasi dengan orang lain.

Belajar bicara sejak dini akan lebih mudah diserap oleh si kecil jika diberikan stimulasi balita yang tepat, serta dilakukan secara intensif.